QRIS Dinamis, Bagaimana Jika Dibandingkan dengan yang Statis?

19 Januari 2023
QRIS Dinamis

Mungkin kamu sudah pernah melakukan pembayaran di sebuah toko menggunakan QRIS dan diberikan kode QR khusus yang langsung mengarah pada tagihan pembelianmu. QRIS semacam ini disebut sebagai QRIS dinamis. Apakah kamu ingin tahu lebih lengkap mengenai jenis QRIS ini? Simak penjelasan di bawah ini.

QRIS Dinamis
Sumber : Finansial Bisnis

QRIS Dinamis dan Fiturnya

QRIS dinamis merupakan jenis QRIS di mana kode QR dibuat secara real-time atau ketika sebuah transaksi terjadi. Aplikasi QRIS milik penjual akan menerbitkan kode QR khusus yang dibuat atas sebuah transaksi dan akan ditunjukkan kepada pembeli. Pembeli hanya perlu memindai kode tersebut dan langsung dapat membayar produk yang dirinya beli.

1. Nominal produk langsung tertera

Karena nominal pembelian produk langsung tertera, sebagai pembeli kamu tidak perlu lagi mengetikkan nominal pembayaran dengan manual. Oleh sebab itu, transaksi umumnya bisa berjalan dengan lebih lancar dan cepat. Pembeli pun juga bisa melihat jelas nama produk apa yang dibelinya untuk keperluan budgeting nantinya.

2. Data penjualan tercatat spesifik

Merchant pun mendapatkan data yang detail mengenai setiap transaksi yang terjadi. Ia akan mengetahui produk apa saja yang dibeli oleh konsumen dalam kurun waktu tertentu. Data semacam ini jelas membantu usaha yang ingin berkembang untuk mengelompokkan produk yang populer dengan yang tidak. Dengan begitu, product improvement bisa dilakukan.

3. Kode URL lebih pendek

Hal lain yang menjadi fitur QRIS dinamis adalah kode URL-nya yang lebih pendek dibandingkan dengan kode URL jenis QRIS yang statis. Karena itu, proses pemindaian kode lebih singkat dibandingkan jika menggunakan QRIS statis.

Baca juga: Bagaimana Cara Menggunakan QRIS untuk Usaha Rumahan?

QRIS Dinamis vs QRIS Statis 

Kamu mungkin memiliki usaha dan sedang memutuskan apakah perlu menggunakan QRIS yang statis atau dinamis. Setiap penyedia layanan QRIS biasanya tidak memberikan biaya tambahan untuk jenis yang dinamis. Namun, tetap aja kelebihan dan kekurangan dari QRIS dinamis dibandingkan dengan yang statis. 

QRIS dinamis jelas lebih praktis dibandingkan dengan yang statis dalam banyak hal. Pertama, pembeli tidak perlu mengetikkan nominal pembelian sendiri karena secara otomatis jumlahnya disesuaikan dengan nilai transaksinya. Belum lagi kode QR yang lebih singkat mempercepat proses pemindaian kode tersebut.

Usaha pun pembukuannya akan jauh lebih rapi jika memanfaatkan QRIS dinamis karena barang apa yang dibeli di transaksi tersebut akan tercatat dan nominalnya. Berbeda dengan QRIS statis yang hanya mencatat uang masuk dan waktunya, kecuali kamu membubuhkan catatan pada setiap transaksi. 

Kelemahannya adalah kamu perlu menyediakan alat khusus untuk mencetak kode QRIS atau monitor untuk menampilkan kode QR yang baru untuk setiap transaksi. Selain itu, kamu pun harus terus terhubung dengan internet yang stabil ketika menggunakan QRIS. Tentunya hal ini akan menjadi biaya modal tambahan untuk bisnismu.

Berbeda dengan QRIS dinamis, dengan QRIS statis kamu bisa saja tidak memiliki akses internet ketika pembayaran sedang berlangsung, meskipun lebih disarankan jika iya. Kode QR khusus merchant bisa langsung dicetak di atas kertas atau stiker dan ditempelkan pada meja toko atau semacamnya.

Kesimpulan

QRIS dinamis memiliki keunggulan dan kelemahan. Untuk menentukan apakah kamu membutuhkan QRIS dinamis atau statis, kamu perlu memperhitungkan skala bisnismu dulu. Jika bisnismu merupakan bisnis skala menengah hingga besar maka idealnya kamu berusaha untuk menyediakan QRIS dinamis. 

Hal ini karena pembukuan di usaha skala menengah hingga besar akan lebih rumit. Jika QRIS yang digunakan bersifat statis, akan mudah kehilangan jejak atas transaksi-transaksi tertentu. Pastinya hal ini akan memperlambat laju pertumbuhan bisnismu.

Bisnis berukuran kecil seperti toko kelontong rumahan hingga jajanan pasar masih bisa menggunakan QRIS statis karena inventorinya juga lebih kecil. Meskipun pemasukan tidak dijabarkan dengan mendetail, akan lebih mudah untuk melacak produk-produk apa saja yang dibeli oleh pelangganmu. Apakah kamu sudah memutuskan QRIS mana yang lebih cocok untuk bisnismu? Jika kamu menjalankan usaha kecil, kamu bisa mempertimbangkan penyedia layanan QRIS seperti OttoPay yang memberikan solusi transaksi non tunai untuk usaha mikro, kecil, hingga menengah.

Ketentuannya juga relatif mudah, yuk daftar QRIS OttoPay.

Dhamar Januaji

Dhamar Januaji

Jika artikel ini bermanfaat, kamu bisa bagikan melalui:
Jika artikel ini bermanfaat, kamu bisa bagikan melalui: