Belanja Grosir VS Belanja Eceran, Mana Lebih Hemat?

23 April 2023
Belanja Grosir dan Eceran

Sebagai penjual, kamu tentu sudah menyisihkan waktu khusus untuk belanja grosir guna mengisi stok barang di toko. Bayangkan jika pengiriman barang dari produsen terlambat, pasti akan mempengaruhi penjualan kamu di toko. 

Ada kalanya kamu terpaksa belanja eceran demi mengisi stok sementara sambil menunggu barang sampai. Namun, situasi ini justru menimbulkan pertanyaan, lebih hemat mana sih belanja grosir atau belanja eceran? Simak penjelasan berikut ini, yuk. 

Belanja Grosir VS Belanja Eceran

Belanja Grosir
Sumber : Sentra Rak

Pertama, mari kita pahami lebih dulu apa perbedaan grosir dan eceran. Pada prinsipnya, grosir dan eceran sama-sama jenis pengaturan distribusi dalam rantai pasokan. 

Meski begitu, kedua pengaturan distribusi ini memiliki perbedaan cukup signifikan dalam banyak hal, seperti dijelaskan di bawah ini.

Jumlah barang

Grosir berarti penjualan dalam jumlah besar. Maka, belanja grosir artinya kamu membeli barang-barang dengan kuantitas besar. 

Eceran atau ritel berarti penjualan barang secara satuan atau sering disebut ketengan. Jadi, belanja eceran adalah pembelian barang secara ketengan atau satuan.  

Harga 

Katakanlah kamu belanja grosir sembako dalam jumlah banyak, otomatis harga yang harus kamu bayarkan akan lebih murah. Sementara, saat membeli barang satuan dengan jumlah relatif kecil, harga per barang justru cenderung mahal.

Ukuran barang

Umumnya, barang-barang yang dijual secara grosir memiliki ukuran lebih besar. Berbeda dengan barang eceran, ukurannya cenderung lebih kecil menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen perorangan. 

Modal 

Jika membeli eceran, kamu hanya membeli sesuai yang diperlukan sehingga dana yang dikeluarkan relatif lebih sedikit. Sedangkan jika membeli grosir, jumlah pembelian besar membuatmu harus mengeluarkan modal lebih banyak. Namun, hal ini bisa disiasati dengan pemilihan tempat belanja yang tepat. 

Mana Lebih Hemat?

Setelah memahami perbedaan belanja grosir dan belanja eceran, mana lebih hemat?

Sebagai penjual, berbelanja grosir tentu lebih hemat ketimbang membeli secara eceran. Pasalnya, kamu perlu membeli barang dengan harga murah agar bisa meraup keuntungan ketika dijual kembali.

Membeli produk yang akan dijual dari tangan ketiga dengan harga mahal bisa membuatmu merugi. Harga beli lebih tinggi berarti kamu harus menjualnya dengan harga lebih tinggi pula. Bukan laba yang didapat, kamu malah merugi karena konsumen jadi ragu berbelanja di tempatmu. 

Bagaimanapun logistik adalah titik krusial dalam menjaga perputaran roda usaha kamu. Maka, memastikan kualitas produk yang dijual tetap konsisten jadi hal terpenting agar bisnismu terus berkembang. 

Salah satu solusi jitu untuk menjaga keamanan stok barang jualan tentu dengan memperpendek rantai perdagangan. Pendek kata, lebih baik belanja grosir online daripada eceran agar kamu bisa tetap mengantongi keuntungan.

Mengapa Harus Belanja Grosir?

Lebih lanjut, ada beberapa alasan mengapa kamu harus belanja grosir dibandingkan belanja eceran. 

Menghemat biaya operasional

Membeli barang untuk stok jualan secara grosir akan menghemat biaya operasional. Harga barang di distributor grosir pasti lebih murah karena berada jauh di bawah harga pasaran. 

Selisih harganya cukup jauh daripada beli eceran lho. Apalagi, kadang distributor juga menawarkan potongan harga atau promosi lainnya. Namun, jangan lupa untuk mengecek ulang harga total dan ongkos kirim ya, supaya kamu bisa menetapkan harga jual yang tepat.

Bisa mencari barang kualitas terbaik

Dengan membeli grosir, kamu mendapatkan penawaran variatif dari setiap jenis produk. Kamu pun dapat memilih barang dengan kualitas terbaik demi menjaga kepuasan pelanggan. 

Selain itu, kamu bisa menyesuaikan kebutuhan belanja dengan kebiasaan para pelanggan. Misalnya, merek teh A varian X paling sering dicari pembeli daripada varian Y. Jadi, lebih baik kamu menyetok varian X lebih banyak. 

Stok aman untuk waktu lebih lama

Membeli dalam jumlah banyak secara berkala efektif menjaga ketersediaan barang di toko. Alhasil, stok barang relatif aman untuk waktu lebih lama. 

Kamu juga tidak perlu bolak-balik ke distributor untuk mengisi stok barang. Lebih hemat waktu, tenaga, dan ongkos kan? Waktu luang yang ada bisa kamu gunakan untuk merapikan toko, mengelola stok, sampai mengembangkan ide bisnis lain.

Aktivitas belanja lebih terkendali

Satu hal yang unik dari belanja secara grosir adalah kamu benar-benar hanya memilih barang apa saja yang dibutuhkan. Penataan toko grosir cenderung seadanya sehingga kesempatan cuci mata terbilang minim.

Kamu pun lebih fokus pada kebutuhan saat ini saja. Karena aktivitas belanja lebih terkendali, kamu bisa berbelanja dengan cermat dan hemat.

Update dengan barang terbaru

Sering belanja dalam jumlah besar membuatmu mudah diingat oleh produsen atau distributor. Status sebagai pelanggan setia membuat mereka mengutamakan kamu ketika ada produk baru maupun penawaran menarik lainnya. 

Mereka tidak ragu mengontakmu lebih dulu dan memberitahu stok terbaru. Bahkan, mereka juga tidak mempermasalahkan jika barang dikirim lebih dahulu dan dibayar setelah barang diterima. Produsen atau distributor pasti punya cara tersendiri untuk melayani kebutuhan pelanggan setia seperti kamu.

Mana lebih hemat: belanja grosir atau belanja eceran? 

Dari sudut pandang penjual, membeli stok barang secara grosir jelas lebih hemat. Sekarang ada solusi terbaik untuk memastikan persediaan barang di toko lebih aman: OttoPay Produk Grosir. 

Dengan OttoPay, kamu bisa belanja langsung stok untuk warung maupun toko kelontong dari aplikasi. Stok dijamin aman, pesanan langsung diantar ke toko, langsung dari toko grosir termurah di sekitar tokomu. 

Tunggu apa lagi, download aplikasi OttoPay sekarang dan rasakan mudahnya berbelanja stok barang langsung dari genggaman!

Dhamar Januaji

Dhamar Januaji

Jika artikel ini bermanfaat, kamu bisa bagikan melalui:
Jika artikel ini bermanfaat, kamu bisa bagikan melalui: