5 Rekomendasi Bisnis Franchise bagi Pemula, Berani Coba?

26 Juni 2023
rekomendasi bisnis franchise

Bisnis franchise disebut-sebut sebagai bisnis yang cocok untuk pebisnis pemula. Mengapa demikian? Selain modalnya yang cukup ‘ramah di kantong’, nama bisnis yang sudah tenar mempermudah mitra franchise untuk menjual dagangannya.

Kalau kamu baru ingin memulai bisnis franchise, pastinya kamu ingin tahu franchise apa yang cocok untuk pemula. Berikut ulasan rekomendasi bisnis franchise yang cocok dijalankan para pebisnis pemula.

Coffee Shop

Kemunculan banyak kafe aesthetic dengan segala bentuk minuman kopinya menjadikan franchise coffee shop ikut-ikutan menjamur. Tingginya minat masyarakat terhadap produk minuman kopi dan turunannya menjadi dasar mengapa franchise coffee shop adalah salah satu rekomendasi bisnis franchise yang cocok untuk kamu.

Seperti apa prospeknya? Minat masyarakat (terutama milenial dan gen Z) yang besar untuk nongkrong di coffee shop menjadikan bisnis ini sangat potensial sebagai ladang cuan. Apalagi kalau nama coffee shop franchise yang kamu pilih itu sudah populer.

Martabak

Ingin menjalankan bisnis franchise makanan yang tidak musiman? Kamu bisa mencoba bisnis franchise martabak. 

Meski tidak sebanyak franchise coffee shop, franchise martabak pun tidak kalah menguntungkannya untuk pebisnis pemula. Kebanyakan franchise martabak tidak membutuhkan modal besar. Maka dari itu, franchise martabak cocok dimasukkan ke dalam daftar rekomendasi bisnis franchise untuk pemula. 

Meski begitu, ada juga franchise martabak yang menawarkan kemitraan dengan harga sampai ratusan juta. Tetapi, modal yang besar itu tentunya disesuaikan dengan konsep bisnis yang setara juga.  

Biasanya, brand yang menawarkan kemitraan ini adalah brand martabak yang memang sudah punya nama—paling tidak setingkat provinsi. Karena brand tersebut sudah diakui namanya, maka pemasarannya pun jadi lebih mudah.

Camilan Ringan

Rekomendasi franchise selanjutnya adalah franchise camilan ringan. Bentuknya beragam, mulai dari jajanan tradisional seperti pukis, cilok, dan tahu isi, hingga jajanan khas luar negeri seperti kebab, crepes, tteokpokki, dan takoyaki.

Berbeda dengan franchise martabak, franchise camilan ringan ini biasanya membutuhkan franchise fee yang lebih murah. Lokasi jualannya pun bisa di mana-mana—bisa di pinggir jalan, pujasera, atau di mal.  

Fried Chicken

Berbeda dengan franchise camilan ringan atau coffee shop, rekomendasi bisnis franchise yang satu ini punya segmen market yang luas. Mulai dari masyarakat kelas atas hingga kelas menengah ke bawah, semua pasti doyan fried chicken.

Memulai bisnis franchise di bidang kuliner memang butuh kekuatan fisik yang ekstra. Namun, bisnis kuliner seperti fried chicken ini terkenal mampu memberikanmu margin (profit) yang besar. Dilansir dari Detik Finance, keuntungannya bahkan bisa sampai 100%. Bagaimana, tertarik?

Jasa Ekspedisi 

Pesatnya pertumbuhan e-commerce saat ini menjadikan jasa ekspedisi sebagai jenis franchise yang patut dicoba. Di Indonesia, jasa ekspedisi yang menawarkan keagenan adalah jasa ekspedisi yang sudah punya nama besar, seperti J&T, JNE, TIKI, dan SiCepat.

Syarat minimal yang dipersyaratkan jasa ekspedisi untuk membuka keagenan memang cukup berat. Mulai dari lokasi yang strategis hingga syarat legalitas yang cukup banyak menjadikan bisnis franchise ini tidak banyak peminat seperti franchise lainnya. Akan tetapi, mengingat pesatnya kemajuan e-commerce saat ini, membuka keagenan jasa ekspedisi bisa jadi menguntungkan dalam jangka waktu panjang.

Cara Bisnis Franchise untuk Pemula

rekomendasi bisnis franchise
Sumber : Envato

Bagaimana cara bisnis franchise bagi pemula? Jika kamu pebisnis pemula, maka akan lebih aman untuk memilih bisnis franchise brand yang sudah cukup besar. 

Kalau hal tersebut kurang memungkinkan karena keterbatasan modal, mulailah dengan memilih franchise yang butuh modal kecil. Misalnya seperti franchise camilan ringan atau minuman kopi dengan konsep booth.

Selain itu, pertimbangkan penempatan bisnis di lokasi yang strategis dan pemasaran produk yang cerdas. Manfaatkan channel gratis seperti media sosial, lalu berikan penawaran menarik agar orang-orang mau membeli produkmu.

Dari segi keuangan, pastikan kamu selalu melakukan pencatatan transaksi. Hal ini penting agar kamu tahu berapa pendapatan bisnis franchisemu tiap harinya. Tak hanya itu, kamu juga bisa tahu berapa pengeluaran yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis.

Bagaimana caranya melakukan pencatatan transaksi? Kamu bisa melakukannya dengan cara manual. Namun, hal ini sedikit merepotkan. Belum lagi kalau data transaksi yang kamu buat hilang. Supaya tidak ribet, kamu bisa menggunakan fitur POS (Point of Sales) yang merupakan Solusi Mitra Bisnis OttoPay.

Dhamar Januaji

Dhamar Januaji

Jika artikel ini bermanfaat, kamu bisa bagikan melalui:
Jika artikel ini bermanfaat, kamu bisa bagikan melalui: