Syarat dan Ketentuan

Terima kasih telah menggunakan layanan OTTOPAY dari PT REKSA TRANSAKSI SUKSES MAKMUR (PT RTSM), perusahaan kami merupakan Penyelenggara Penunjang sistem pembayaran yang telah memegang Surat Penunjukan Bank Indonesia tertanggal 29 Agustus 2018 No 20/329/DKSP/Srt/B

Syarat dan Ketentuan Layanan OTTOPAY (Syarat dan Ketentuan) dan Kebijakan Privasi dibuat untuk menentukan syarat, ketentuan-ketentuan dan perikatan hukum yang mengikat Pengguna, dengan menggunakan layanan OTTOPAY, Pengguna secara sah:

  1. Mengakui bahwa Pengguna telah membaca dan memahami seluruh isi Syarat dan Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari Syarat dan Ketentuan ini;
  2. Setuju untuk terikat oleh dan tunduk pada Syarat dan Ketentuan, dan;
  3. Mengetahui setiap akibat hukum dan keberlakukan Syarat dan Ketentuan serta konsekuensi hukum berupa pelanggaran atas Syarat dan Ketentuan sebagaimana dijelaskan dalam Syarat dan Ketentuan ini.

I. PENGERTIAN ISTILAH

  1. Affiliasi berarti pihak pengendali salah satu Pihak, anak perusahaan salah satu Pihak atau pihak yang berada dalam satu pengendalian dengan salah satu Pihak;
  2. Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK) adalah alat pembayaran yang berupa kartu kredit, kartu Automated Teller Machine (ATM) dan/atau kartu debet.
  3. Hari Kalendar adalah setiap hari Senin sampai Minggu pada kalender Masehi, tidak mempertimbangkan hari libur yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia;
  4. Hari Kerja adalah setiap hari Senin sampai dengan Jumat pada kalender Masehi, kecuali hari libur resmi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia;
  5. Kode Transaksi adalah kode yang diperoleh pada saat transaksi pembayaran Produk oleh Pelanggan pada pada Outlet;
  6. Laporan Pembayaran adalah laporan yang berisi rincian transaksi dan biaya yang masuk dalam proses Settlement;
  7. Layanan adalah fasilitas penunjang sistem pembayaran yang disediakan oleh OTTOPAY untuk MERCHANT  termasuk namun tidak terbatas pada penyediaan aplikasi, kode QR, Terminal EDC dan layanan lainnya yang tersedia.
  8. Logo “Accepted OTTOPAY Sign” adalah serangkaian kombinasi gambar / format / tulisan /logo yang terbentuk menjadi satu kesatuan design yang tidak terpisahkan, baik dengan atau tanpa mengandung unsur logo milik Mitra Issuer OTTOPAY dibuat oleh OTTOPAY , sepanjang Mitra Issuer OTTOPAY bersangkutan telah memberikan persetujuan atas penggunaan logo miliknya tersebut untuk digunakan pada design tent card / sticker / brosur/ media lainnya.
  9. Merchant adalah penjual barang / jasa yang memiliki bentuk usaha gerai fisik maupun online store yang bekerjasama dengan Bank dalam penyediaan layanan penerimaan pembayaran via uang elektronik dan / atau APMK
  10. Merchant Discount Rate (“MDR”) adalah biaya administrasi pemprosesan Transaksi yang dibebankan oleh OTTOPAY kepada MERCHANT  sebagai penerima Transaksi.
  11. Merchant Registration Form (MRF) adalah formulir yang diterbitkan oleh OTTOPAY untuk diisi / dilengkapi oleh MERCHANT  sebagai bukti adanya keikutsertaan MERCHANT  sebagai Merchant OTTOPAY. MRF merupakan satu kesatuan dengan Syarat dan Ketentuan ini. MRF valid setelah proses verifikasi dan persetujuan OTTOPAY.
  12. Mitra Issuer OTTOPAY adalah Bank atau non bank penerbit Sumber Dana Transaksi yang sudah menjalin Kerjasama terlebih dahulu secara tersendiri dengan OTTOPAY ;
  13. Nilai Transaksi adalah nilai dari pembelian Produk yang akan dibebankan kepada Pelanggan;
  14. OTTOPAY adalah nama Brand / produk milik dan dikelola oleh PT Reksa Transaksi Sukses Makmur yang dapat menjalankan fungsi sebagai penunjang sistem pembayaran dengan pemindaian/scan QR Code dan melalui Terminal EDC untuk Kartu;
  15. Outlet adalah lokasi penjualan Produk yang dimiliki dan dikelola oleh MERCHANT ;
  16. Pelanggan adalah adalah pemilik yang sah atas Sumber Dana Transaksi dan pemilik yang sah atas kepemilikan akun Uang Elektronik dan /atau Pemegang Kartu yang melakukan pembelian Produk di tempat MERCHANT ;
  17. PIN adalah kode rahasia yang digunakan Pelanggan setiap kali melakukan pembayaran;
  18. Pembayaran Ganda adalah pembayaran yang dilakukan oleh Pelanggan lebih dari satu kali untuk Kode Transaksi yang sama yang disebabkan adanya pengulangan pembayaran oleh Pelanggan ataupun yang disebabkan oleh permasalahan pada sistem OTTOPAY maupun MERCHANT ;
  19. Pihak Ketiga institusi lain diluar OTTOPAY yang tidak memiliki koneksi langsung terhadap Layanan, tetapi memungkinkan berperan untuk performa layanan POS
  20. Produk adalah barang atau jasa yang disediakan / dijual oleh MERCHANT pada Outlet;
  21. POS Point of Sales adalah keseluruhan media pembayaran yang berada di lokasi Merchant
  22. Refund adalah pengembalian pembayaran kepada Pelanggan atas pembelian Produk dengan mengikuti ketentuan yang berlaku di masing-masing Mitra Issuer
  23. Rekening MERCHANT adalah rekening giro milik MERCHANT sebagai rekening penerimaan dana settlement.
  24. Settlement adalah proses pelimpahan dana dari OTTOPAY kepada MERCHANT .
  25. Terminal adalah media atau alat atau sarana yang disediakan dan dimiliki oleh OTTOPAY sebagai perantara dalam melakukan trasaksi yang terdiri dari SmartPhone, Android EDC atau Traditional EDC. (sesuai mana yang lebih relevan dan dipilih oleh MERCHANT  berdasarkan MRF)
  26. Transaksi setiap aktivitas yang menimbulkan perubahan posisi barang atau jasa atau neraca di kedua belah pihak atau lebih
  27. KYC adalah Know Your Customer atau prinsip yang diterapkan untuk mengetahui identitas pemilik merchant, memantau kegiatan transaksi pengguna termasuk peloparan transaksi yang mencurigakan dan sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk menerapkannya
  28. EDD adalah Enhance Due Diligent adalah kegiatan berupa identifikasi, verifikasi dan pemantauan kesusaian transaksi untuk profil pemilik dan merchant yang dikategorikan sebagai berisiko tinggi

PEMBAYARAN DENGAN QR

  1. Sumber Dana Transaksi adalah saldo Uang Elektronik, rekening tabungan atau rekening kredit yang telah terintegrasi dengan Aplikasi Mobile Banking dan/atau dengan Aplikasi Dompet Elektronik (E-Wallet) atau aplikasi Uang Elektronik yang bersifat stand alone.
  2. Transaksi QR adalah transaksi pembelian yang sah dimana pembayarannya menggunakan Sumber Dana Transaksi baik di merchant fisik maupun online
  3. Uang Elektronik (e-money) adalah alat pembayaran yang digunakan oleh Mitra Issuer OTTOPAY, merupakan alat pembayaran yang disimpan secara elektronik pada suatu media seperti Server dimana nomor handphone digunakan sebagai nomor identitas atau rekening;

PEMBAYARAN DENGAN KARTU

  1. Acquirer adalah Bank yang telah memiliki ijin dari otoritas yang berwenang untuk melakukan kerjasama dengan Merchant dalam memproses Transaksi dengan Kartu dan/atau uang Elektronik.
  2. Chargeback adalah penagihan kembali atas pembayaran yang telah dilakukan oleh OTTOPAY kepada MERCHANT .
  3. Credit Slip adalah nota untuk pembatalah penjualan Produk dengan KARTU yang diberikan kepada Pemegang Kartu.
  4. Kartu adalah Kartu Debit dan/atau Kartu Kredit.
  5. Otorisasi adalah persetujuan dari Acquirer yang diberikan kepada Merchant berupa nomor kode otorisasi untuk penjualan yang menggunakan Kartu pada Terminal milik Acquirer.
  6. Pemegang Kartu adalah Pengguna yang sah dari Kartu.
  7. Sales Draft adalah bukti tertulis atas transaksi yang menggunakan Terminal.
  8. Transaksi Kartu adalah Transaksi pembelian yang sah dimana pembayarannya menggunakan Kartu, baik di merchant fisik maupun online
  9. Void adalah pembatalan barang dan/atau jasa melalui dengan menggunakan Kartu pada Terminal.

II. KETENTUAN PELAKSANAAN TRANSAKSI

Merchant wajib menerima Transaksi yang dilakukan oleh Pelanggan tanpa batasan minimum pembayaran dan memberikan pelayanan yang sebaik baiknya kepada Pelanggan.

Setelah melakukan transaksi, status pembayaran dapat dilihat melalui sistem Kasir MERCHANT dan/atau melalui Terminal atau aplikasi Mitra Issuer yang digunakan oleh Pelanggan

III. LARANGAN DAN SANKSI

Dalam hal MERCHANT, antara lain:

  1. Melakukan penerimaan transaksi yang tidak sesuai dengan prosedur yang diatur dan ketentuan regulator yang berlaku;
  2. Melayani transaksi penarikan tunai Kartu kredit;
  3. Meminjamkan Terminal OTTOPAY kepada Pihak lain;
  4. Mengenakan biaya tambahan dalam bentuk apapun kepada Pelanggan (surcharge fee);
  5. Melakukan penambahan Aplikasi pada sarana / Terminal yang disediakan oleh OTTOPAY;
  6. Mendokumentasikan dan/atau menyimpan dan/atau memberikan data dengan alat selain aplikasi OTTOPAY;
  7. Masuk dalam Daftar Hitam Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI);
  8. Melakukan usaha yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku atau tidak sesuai dengan bidang usaha yang diketahui oleh OTTOPAY;
  9. Memalsukan / memodifikasi dokumen bukti transaksi;
  10. Menggunakan nama, logo, merek atau segala jenis hak atas kekayaan intektual lainnya yang dimiliki OTTOPAY tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari OTTOPAY;
  11. Terbukti melakukan tindakan fraud; dan/atau
  12. Menggunakan aplikasi dan/atau layanan OTTOPAY untuk tindakan atau kegiatan lain yang bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam hal MERCHANT melanggar baik sebagian / seluruh ketentuan dalam Syarat dan Ketentuan ini, maka segala kerugian yang timbul sebagai akibat pelanggaran larangan oleh MERCHANT, menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari MERCHANT.

Apabila MERCHANT terbukti terlibat / melakukan Fraud, maka MERCHANT  akan dikenakan sanksi sesuai dengan kebijakan dan ketentuan yang berlaku di OTTOPAY.

IV. OTORISASI

Otorisasi dilakukan oleh Pelanggan melalui Aplikasi Sumber Dana yang digunakan untuk bertansaksi dengan menginput PIN.

  1. MERCHANT harus memperoleh Otorisasi dan nomor Otorisasi dari Acquirer dan/atau OTTOPAY   yang diterbitkan dari Terminal.
  2. Nomor kode Otorisasi yang diakui oleh OTTOPAY adalah hanya yang diterbitkan oleh Acquirer melalui Terminal.
  3. MERCHANT wajib membatalkan transaksi atas permintaan Acquirer apabila Kartu diduga bermasalah.

V. SETTLEMENT

Dana akan dilimpahkan oleh OTTOPAY ke rekening MERCHANT  dengan ketentuan bahwa:

    1. Pelimpahan Dana yang dilaksanakan adalah berdasarkan data transaksi yang tercatat pada sistem OTTOPAY
    2. Jumlah Dana yang dilimpahkan ke rekening MERCHANT oleh OTTOPAY adalah Nilai Transaksi dikurangi MDR.

Settlement akan dilakukan oleh OTTOPAY kepada MERCHANT  melalui Transafer ke Nomor Rekening MERCHANT  sebagaimana yang tertera pada data yang disimpan oleh OTTOPAY.

VI. HAK DAN KEWAJIBAN MERCHANT

  1. Menerima dana Settlement.
  2. Menerima edukasi dan sosalisasi mengenai mekanisme transaksi dengan menggunkan sarana yang disediakan oleh OTTOPAY.
  1. Membayar MDR kepada OTTOPAY sebagaimana diatur lebih lanjut dalam Syarat dan Ketentuan Merchant OTTOPAY
  2. Meletakan Logo “Accepted OTTOPAY Sign” yang telah disediakan oleh OTTOPAY di  tempat yang strategis dan terlihat dengan baik oleh 
  3. Menyelesaikan seluruh kewajiban MERCHANT kepada Pelanggan atas setiap Transaksi.
  4. Melakukan penyelesaian kewajiban Chargeback.
  5. Memberikan keterangan yang benar atas aktivitasnya baik secara lisan atau tertulis dan memberikan persetujuan kepada OTTOPAY guna memperoleh keterangan-keterangan yang diperlukan oleh OTTOPAY.
  6. MERCHANT wajib menyimpan dokumen copy Sales Draft dan/atau Credit Slip selama 18 (delapan belas) bulan sejak tanggal transaksi dengan baik dan menjaga kerahasiaannya. Apabila jangka waktu tersebut telah terlampaui, maka copy Sales Draft dan/Credit Slip tersebut dapat dimusnahkan oleh MERCHANT.
  7. MERCHANT wajib memberikan informasi yang dibutuhkan OTTOPAY seperti identitas perusahaan/bisnis serta penanggungjawabnya dan informasi mengenai menu, logo, harga maupun keterangan lainnya.
  8. MERCHANT wajib memastikan semua cabangnya untuk menerima semua petugas dari OTTOPAY dan mengetahui adanya kerja sama ini, serta menginformasikan apabila ada cabang tambahan atau cabang yang ditutup.
  9. MERCHANT wajib mematuhi ketentuan terhadap prosedur penggunaan yang berkaitan dengan POS yang diberikan oleh OTTOPAY kepada MERCHANT baik itu secara tertulis ataupun pada saat kunjungan pemasangan POS.
  10. MERCHANT wajib berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga dan memelihara dengan baik POS yang berada pada gerai MERCHANT.
  11. MERCHANT wajib untuk sesegera mungkin memberitahukan kepada OTTOPAY apabila terdapat gangguan/kerusakan/kehilangan terhadap POS.
  12. MERCHANT wajib untuk memiliki seluruh lisensi dan perizinan yang diperlukan untuk terlibat dalam kegiatan usaha penyediaan barang/jasa sesuai dengan bidang usaha MERCHANT.
  13. MERCHANT wajib untuk tidak melakukan kegiatan usaha yang tidak melanggar hukum, peraturan perundang-undangan, ketertiban umum.
  14. Menjaga dan memelihara Terminal beserta perlengkapannya dan sarana lain yang yang telah disediakan oleh OTTOPAY, serta bersedia mengganti biaya perbaikan / maintenance kepada OTTOPAY apabila terjadi kerusakan yang disebabkan oleh kelalaian MERCHANT.
  15. MERCHANT wajib menerima dan menangani segala keluhan dari Pelanggan secara real time.
  16. Dalam hal pengakhiran Layanan, MERCHANT wajib untuk mengembalikan seluruh Hardware beserta seluruh perangkat pendukung lainnya yang diberikan kepada MERCHANT.

VII. HAK DAN KEWAJIBAN OTTOPAY

  1. Menerima Pembayaran atas Layanan yang disediakan untuk MERCHANT maupun biaya lainnya sesuai dengan ketentuan yang tercantum dari dokumen resmi/perikatan resmi antara OTTOPAY dan Merchant OTTOPAY.
  2. Dalam hal terjadi pengakhiran, OTTOPAY berhak untuk melakukan penarikan semua fasilitas yang telah disediakan kepada MERCHANT.
  3. OTTOPAY berhak untuk mengalihkan hak dan kewajibannya, sebagian maupun keseluruhan kepada Affiliasinya tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari MERCHANT.
  1. OTTOPAY berkewajiban menyediakan Layanan sesuai dengan jenis Layanan Yang dirinci dalam Formulir Pemesanan (MRF) serta Syarat dan Ketentuan ini.
  2. OTTOPAY wajib memberikan POS yang dapat berfungsi dengan baik serta alat pendukung lainnya kepada MERCHANT.
  3. OTTOPAY dapat sewaktu-waktu memberikan update terbaru baik untuk Hardware ataupun Software.

VIII. BIAYA DAN PEMBAYARAN

  1. Atas Penyediaan Layanan, maka MERCHANT sepakat untuk membayar sejumlah biaya kepada OTTOPAY sebagaimana tercantum dalam MRF dan/atau Perjanjian Kerjasama.
  2. Atas transaksi penerimaan pembayaran melalui OTTOPAY, MERCHANT setuju untuk dikenakan MDR.
  3. Para Pihak memahami dan sepakat bahwa masing-masing Pihak akan bertanggung jawab untuk pembayaran pajak masing-masing sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku di Indonesia.
  4. Dalam hal MERCHANT dan OTTOPAY bersama-sama bermaksud menyelenggarakan kegiatan joint promotion, maka biaya biaya yang timbul menjadi beban masing – masing Pihak kecuali ditentukan lain dalam Perjanjian Kerjasama.

IX. CHARGEBACK, REFUND, DAN VOID

Dalam hal Chargeback dan/atau Refund yang disebabkan oleh:

    1. Barang dikembalikan, jasa tidak diberikan dan/atau transaksi dibatalkan oleh Pelanggan dengan persetujuan MERCHANT (Void);
    2. Pelanggan membantah telah melakukan Transaksi;
    3. Penjualan barang dan/atau jasa melanggar hukum atau peraturan perundang-undangan yang berlaku;
    4. Terjadi kesalahan atau kekeliruan Settlement oleh OTTOPAY kepada MERCHANT atau kesalahan pembayaran oleh Pelanggan;
    5. Dalam hal Transaksi terdapat unsur fraud atau dilakukan bukan oleh Pemegang Kartu / Pelanggan yang sah setelah Mitra Issuer OTTOPAY melakukan verifikasi dan melaporkannya kepada OTTOPAY; dan/atau
    6. Sales Draft tidak dapat dibaca, tidak lengkap, atau tidak ditandatangani oleh Pemegang Kartu.

OTTOPAY berhak untuk melakukan penagihan kepada MERCHANT terkait Chargeback dan/atau refund, dan MERCHANT wajib menyelesaikan kewajibannya tersebut dalam jangka waktu 2×24 jam sejak pemberitahuan Chargeback diterima oleh MERCHANT.

OTTOPAY akan menyampaikan kepada Acquirer untuk memproses Refund dan mengembalikan dana ke limit Kartu Pelanggan.

X. KEHILANGAN DAN KERUSAKAN POS

MERCHANT bertanggung jawab dalam hal terjadi kehilangan atau kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada POS dan dengan ini setuju bahwa MERCHANT akan memberitahukan OTTOPAY, yang akan bertanggung jawab untuk memperbaiki atau mengganti POS yang hilang atau rusak atas biaya yang harus dibayar oleh MERCHANT sebagaimana diatur pada Syarat dan Ketentuan ini.

MERCHANT dengan ini setuju untuk mengganti dan selamanya membebaskan OTTOPAY dari dan seluruh klaim, kewajiban, tindakan, tuntutan, kerugian, penyelidikan, proses atau putusan yang akan ditimbulkan atau harus dibayar oleh OTTOPAY sehubungan dengan setiap kehilangan atau kerusakan atas peralatan. OTTOPAY akan menanggung biaya perbaikan POS yang rusak, dengan syarat kerusakan tersebut (sebagaimana diuraikan dalam laporan pemeriksaan yang akan disediakan oleh OTTOPAY untuk MERCHANT) tidak disebabkan oleh kelalaian, penanganan yang tidak tepat, penyalahgunaan (termasuk penggunaan POS tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, operasional atau spesifikasi pabrikan lainnya yang telah diberitahu oleh OTTOPAY kepada MERCHANT atau sebagaimana tercantum dalam petunjuk penggunaan POS atau Dokumentasi atau apabila POS telah dimodifikasi atau digunakan dengan perangkat lain tanpa persetujuan terlebih dahulu dari OTTOPAY) oleh MERCHANT. MERCHANT tidak bertanggung jawab atas kerusakan POS yang disebabkab oleh penggunaan normal sehari-hari.

XI. PENGAKHIRAN HUBUNGAN

  1. Dalam hal Merchant memutuskan untuk menghentikan Layanan, Merchant dapat menghubungi Call Center selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sebelum pengakhiran.
  2. Tanggal efektif pengakhiran yang diakui oleh OTTOPAY adalah apabila seluruh kewajiban MERCHANT telah selesai dilaksanakan termasuk namun tidak terbatas pada pengembalian seluruh sarana / fasilitas / terminal telah dikembalikan oleh MERCHANT kepada OTTOPAY.
  3. Untuk Merchant yang mempergunakan Uang Elektronik, pengakhiran hubungan antara Merchant dan OTTOPAY tidak sekaligus mengakhiri layanan Uang Elektronik, Pengguna diharuskan membaca Syarat dan Ketentuan Pengakhiran dari Uang Elektronik di laman yang bersangkutan.
  4. OTTOPAY atas pertimbangan tertentu berhak menolak atau mengakhiri kerjasama dengan MERCHANT tanpa perlu menjelaskan alasannya.

#OttoPayMajuBersamaAnda